KENDARI, TELISIK.ID - Profesi atau menekuni pekerjaan sebagai tukang servis jam tangan merupakan salah satu pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan kesabaran. Biasanya tukang servis jam tangan, di samping melayani perbaikan mesin dan penggantian baterai, juga menawarkan pembersihan dan penggantian tali.

Sudah puluhan tahun, Satria membuka lapak reparasi dan jual beli jam tangan. Setiap hari, pria atau akrab dipanggil Pak Tio itu mangkal di depan Pasar Anduonohu. Satria yang kini sudah berusia 50 tahun mengatakan, usahanya tersebut telah dijalankan keluarganya selama beberapa generasi.

Satria mengatakan, pertama kali ia menekuni usaha itu tahun 80-an. Kala itu, saat masih muda, Satria membuka usaha reparasi jam di rumahnya yang berada di Perumnas Poasia, Anduonohu selama satu tahun. Keahlian dalam membetulkan jam ia dapatkan dari orang tuanya.

"Sudah lama tekuni ini, dari waktu muda, ada sekitar puluhan tahunan, mulai buka jasa reparasi jam tahun 1980 pertama kali di rumah sendiri, setelah setahun baru pindah ke sini. Belajarnya dari orang tua yang sudah turun temurun jualan jam tangan," ujar Satria saat ditemui, Kamis (9/10/2025).

Ada banyak jenis jam tangan yang dijualnya. Tampak, jam tersebut memiliki harga yang bervariasi, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.