Baca Juga: Kisah Ibu Halias, Berjualan Pisang Sambil Menemani Anak Belajar di Pinggir Jalan Kendari

Tiba-tiba salah seorang perempuan menghampirinya, dengan senyum hangat ia menawarkan dagangan. Perempuan bernama Nila itu membeli beberapa porsi nasi yang sudah dilengkapi lauk pauk.

"Saya sedih liat ibu itu dari tadi keliling menawarkan jualannya tapi tidak ada yang beli, karena para penumpang juga belum ramai," ungkap Nila.

Sementara salah seorang penumpang, Agus mengaku turut sedih melihat perjuangan Ibu Ngai yang seharusnya di usianya yang sudah rentan itu berisitirahat di rumah, namun harus tergopoh-gopoh dengan jualannya berkeliling.

"Biasanya saya liat keliling di pelabuhan ini walaupun lagi hujan, sambil pegang keranjang jualannya, sedih kasihan mana jauhnya tempat tinggalnya. Saya berharap saja semoga orang tua seperti itu mendapatkan bantuan dari orang-orang baik," ucapnya (A)