"Saya tidak paham yang dibersihkan lahannya siapa? Karena setahu saya lahan yang dia bersihkan adalah lahan masyarakat," ujarnya.

Dia juga mengatakan, jika lahan tersebut tanah yang dilewati oleh eksavator tersebut lebih dari 10 pemilik, tapi dampak pengerjaan memimbulkan keresahan, kesedihan, dan lain-lain sekitar 350 kepala keluarga (KK).

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, jika SK tersebut bukanlah surat kepemilikan atau hak milik, serta akan terus bersama dan mengawal masyarakatnya.

Baca Juga: Razia Balapan Liar di Awal Ramadan, Polisi Amankan Puluhan Motor

"Saya akan terus bersama warga saya, dan akan terus mempertahankan hak-hak warga saya," ucapnya.