Insiden ini, jelas Asrul, sepenuhnya di luar kendali dan tanggung jawab PT Antam. Perusahaan tidak pernah menggunakan jasa pihak lain di luar tim keamanan internal dan kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa.
Baca Juga: Mahasiswa Ditodong Pistol saat Demonstrasi di Depan Kantor PT Antam Kendari
Asrul juga menegaskan bahwa PT Antam selalu membuka ruang diskusi untuk semua aspirasi masyarakat. Pendekatan dialog dan musyawarah selalu diutamakan oleh perusahaan dalam menyelesaikan tuntutan masyarakat.
Dalam penjelasannya, Asrul menyampaikan bahwa PT Antam tidak bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan perusahaan tanpa ikatan kerja resmi. PT Antam menolak segala bentuk kekerasan.
Perusahaan juga menegaskan bahwa mereka selalu membuka ruang diskusi untuk semua tuntutan masyarakat, termasuk dari HIPMA-KONUT. Pendekatan ini sudah terbukti efektif dalam menciptakan sinergi dengan masyarakat.
