“Pemberangkatan kloter pertama jemaahhajiIndonesia direncanakan akan dimulai pada 22 April 2026,” ujar Gus Irfan dalam siaran pers, seperti dikutip dari Kompas, Minggu (29/3/2026).

Pemerintah juga menegaskan bahwa hampir seluruh persiapan telah mencapai tahap akhir. Berbagai komponen layanan seperti transportasi, konsumsi, hingga akomodasi telah disiapkan untuk menunjang kelancaran ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci. Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggaraan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Akomodasi di Mekkah dan Madinah, layanan konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah telah dipersiapkan,” ucapnya.

Selain itu, kerja sama dengan pihak penyedia layanan di Arab Saudi terus diperkuat. Kementerian telah menggandeng sejumlah syarikah guna menjamin kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia, mulai dari kedatangan hingga pelaksanaan rangkaian ibadah.

Salah satu aspek yang juga menjadi perhatian adalah distribusi kartu Nusuk kepada jemaah. Kartu ini akan diterima saat proses embarkasi dan menjadi bagian penting dalam sistem layanan haji di Arab Saudi.