“Kapal Nurizki ada tiga, tapi salah satunya sudah tidak beroperasi, dan yang sering beroperasi seperti Kapal Nurizki Group sering mengalami kerusakan mesin di tengah laut. Jadi, banyak orang yang lebih memilih menggunakan KM Manu-Manu Kaindea,” ujar Nardi, warga lainnya.
Respons positif dari masyarakat semakin memotivasi para petugas kapal atau ABK (anak buah kapal) untuk memberikan pelayanan terbaik. Nakhoda KM Manu-Manu Kaindea, La Utu, berharap masyarakat juga menjaga kebersihan kapal untuk kenyamanan bersama.
“Terima kasih atas semua respons positif dari masyarakat Kaledupa-Wanci. Semoga kami dapat memberikan pelayanan terbaik dan, untuk kenyamanan bersama, mari kita jaga kebersihan kapal,” pinta La Utu. (A)
Penulis: Wa Ode Hesti
Editor: Mustaqim
