“Saya posisinya tadi itu di toilet. Keluar dari toilet ada penumpang yang panik dan berteriak. Perkiraan saya ada kejadian apa, ternyata setelah saya perhatikan ada asap dan ternyata barang yang ada di bagian buritan kapal terbakar,” ujar Kapten Kapal, La Siramin.
Baca Juga: Tomas Napabalano Muna Dukung Program Pengembangan Jagung Paslon Bahtera
Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran berasal dari tumpukan barang kiriman paket online yang diduga botol parfum. Menurut juru mudi, Lasman, di bagian buritan kapal hanya ada tumpukan paket online dan tidak ada orang di situ.
Kebakaran kapal berlangsung sekitar 16 menit dan pada saat kejadian, kapal sempat putar haluan hendak kembali ke Malaoge. Tetapi karena api sudah berhasil dipadamkan, kapal putar haluan kembali menuju Wanci (tiba pukul 13.30 Wita). Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan jumlah kerugian material belum bisa ditafsirkan.
“Api berasal dari tumpukan barang paket online. Berkat kerja sama ABK kapal serta penumpang, api berhasil dipadamkan dan memutar haluan ke Wanci,” ujar ABK lainnya, La Roki. (A)
