Jadi geramnya Muhaimin, hanya sekadar untuk menaikkan posisi tawarnya terhadap Prabowo dan Gerindra. Harapannya poros koalisi Gerindra-PKB pasangan capres/cawapresnya adalah Prabowo-Muhaimin.
Sehingga, Muhaimin dapat terlepas dari beban sebagai capres PKB dan kasus korupsi yang menyeret namanya yang mengapung kembali. Sebab dengan sebagai cawapres maka ia dapat melindungi dirinya dari berbagai tekanan internal dan eksternal yang sedang menghampirinya. (*)
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
