JAKARTA, TELISIK.ID - Hari ini 6 November 2021, DPR RI berencana melakukan fit and proper test terhadap calon Panglima TNI usulan Presiden, Jenderal Andika Perkasa.

Namun rencana tersebut menuai sorotan dari Koalisi NGO atau LSM mulai KontraS, Imparsial, LBH Jakarta, HRWG, Setara Institute, Public Virtue Research Institute, Amnesty International Indonesia, Inisiatif Untuk Demokrasi dan Keamanan (IDeKa), Indonesia Corruption Watch (ICW), ELSAM, PBHI Nasional, LBHM, LBH Pers hingga ICJR karena dikabarkan acara proses fit and proper test akan digelar semi tertutup.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, proses fit and proper test akan dilakukan secara semi tertutup yaitu menutup akses pengawasan dan pertisipasi publik pada proses tanya jawab," kata Andi Muhammad Rezaldy dari KontraS kepada Telisik.id di Jakarta, Jumat malam (5/11/2021).

Ia menilai proses uji kelayakan dan kepatutan yang rencananya dilakukan secara semi tertutup tersebut merupakan tindakan penghalang-halangan akses pengawasan dan partisipasi publik sehingga rentan terjadi kolusi dan nepotisme.

Baca Juga: Begini Kondisi Terkini Anak Vanessa Angel