Jeni juga menyatakan dukungan terhadap masukan dan saran dari seluruh FKTP untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sebaiknya dilakukan secara berkala setiap 6 bulan, namun saya berharap ada data feedback yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kota Kendari setiap bulannya. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penanganan kendala atau perbaikan yang dibutuhkan, mengoptimalkan layanan kesehatan di seluruh FKTP di Kota Kendari,” ungkapnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh 34 FKTP, meliputi 15 Puskesmas, 12 Tempat Praktek Mandiri Dokter (TPMD), 7 Klinik Pratama, 4 Tempat Praktek Mandiri Dokter Gigi (TPMDG), 3 Klinik TNI, dan 2 Klinik Polri. Jumlah ini mencerminkan keragaman fasilitas kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Kendari.
Sementara itu, Kepala Bidang Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan (Yanfaskes) BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Amrin Pawiruddin mengingatkan FKTP terkait komitmen yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Beberapa langkah yang diambil oleh BPJS Kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan bagi tenaga kesehatan mencakup uji pemahaman bagi petugas FKTP, pengukuran tingkat kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap perjanjian kerja sama, supervisi, Sibling, KESSAN (Kesan Pesan Setelah Pelayanan), dan penilaian kinerja FKTP," ungkapnya.
