Tim pelaksana kegiatan terdiri dari apt. Restu Nur Hasanah Haris, M.Pharm.Sci dari Program Studi S1 Farmasi ITK Avicenna sebagai ketua, Misdyanti, SKM., M.Kes dari Program Studi Kesehatan Masyarakat ITK Avicenna, dan Ashar Hasyim, S.IKom., M.AP dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara sebagai anggota.
Dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, riset yang dilakukan sebelumnya di lingkup Puskesmas Mokoau menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat di kalangan lansia masih rendah.
Banyak lansia yang lebih memilih ramuan herbal daripada obat medis yang diresepkan, terutama bagi penderita hipertensi dan diabetes mellitus. Kebiasaan lupa minum obat dan jarang memeriksakan kesehatan ke posyandu menjadi alasan utama yang mendorong tim dosen menggelar kegiatan ini.
Melalui program ini, tim pengabdian melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan kader posyandu lansia.
Kegiatan tersebut meliputi kampanye literasi sosial budaya bertema “Pengobatan Tradisional: Antara Warisan Budaya atau Ancaman Kesehatan,” edukasi patuh minum obat, kelas lansia Sehat-Bahagia, serta pelatihan penggunaan alat pillbox sebagai pengingat minum obat.
