“Kami mendorong masyarakat untuk lebih sadar tentang pentingnya merencanakan kehamilan yang sehat agar anak terhindar dari risiko stunting,” ujar Syahlan.
Syahlan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor kesehatan, dan warga untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.
Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat juga sangat berperan dalam pencegahan stunting. Kader Posyandu dilibatkan dalam pengawasan tumbuh kembang anak, dengan pemantauan rutin berat dan tinggi badan balita.

Serta memberikan asupan vitamin dan makanan tambahan bagi balita yang berisiko. Setiap anak yang terindikasi stunting, mendapatkan perhatian medis yang tepat dan berkelanjutan.
