Baca Juga: UHO Kendari Wisuda 752 Lulusan Sarjana dan Magister Periode V Tahun 2026

"Kami mencoba membongkar kebekuan pikiran para prajurit agar beralih ke konsep ekologi tanah. Mereka diajak memahami secara mendalam sifat fisik, biologi, dan kimia tanah. Dengan mengoptimalkan bahan organik di dalam tanah, nutrisi tanaman sebenarnya sudah tersedia secara mandiri tanpa harus terus-menerus mendatangkan input dari luar," ujar Koko Komamin, dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan materi pelatihan tidak hanya berisi teori mengenai ekologi tanah, tetapi juga praktik budidaya tanaman organik. Pada akhir pelatihan, peserta akan mengikuti sesi diskusi untuk menyusun rencana aksi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan Yonif 869 Taawu.

Menurut Koko, pendekatan tersebut diharapkan dapat mengubah cara pandang peserta terhadap sistem pertanian. Para prajurit diajak memahami bahwa kesehatan tanah menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia.

Senior Coordinator External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Cristian, mengatakan kehadiran Yonif 869 Taawu menjadi bagian dari penguatan sinergi perusahaan dengan para pemangku kepentingan di Kabupaten Kolaka.