"Kehadiran kita hari ini merupakan bagian dari dukungan institusi terhadap penguatan kegiatan akademik dan kolaborasi riset. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi mampu mendorong dosen dan mahasiswa untuk semakin aktif mengembangkan penelitian berbasis teknologi, khususnya dalam pengembangan obat bahan alam," ujar Rektor Rosmawati, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2026).

Materi utama disampaikan Guru Besar bidang Bahan Alam Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Apt. Abdul Mun'im, M.Si. Ia membawakan materi berjudul "Aplikasi NaDES dalam Pengembangan Obat Bahan Alam".

Dalam paparannya, Prof. Abdul Mun'im menjelaskan Natural Deep Eutectic Solvents (NaDES) sebagai salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam proses ekstraksi dan eksplorasi senyawa alam untuk kebutuhan penelitian kefarmasian.

"Pemanfaatan NaDES sebagai pendekatan dalam pengembangan obat bahan alam ini memiliki potensi besar untuk mendukung proses ekstraksi dan eksplorasi senyawa alam. Ini adalah peluang yang harus diintegrasikan dalam pembelajaran dan penelitian di lingkungan perguruan tinggi," jelas Prof. Abdul Mun'im.

Pembahasan tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai perkembangan pendekatan teknologi dalam penelitian obat bahan alam. Pengetahuan itu dapat menjadi referensi bagi dosen dan mahasiswa dalam memperluas kajian akademik serta menentukan arah penelitian yang relevan dengan perkembangan sains kefarmasian.