"Kami memaparkan hasil identifikasi lapangan, potensi efisiensi penggunaan air, hingga rencana implementasi teknologi yang dikembangkan. Kesamaan arah pengembangan antara kedua pihak menjadi dasar terbangunnya kerja sama ini. Kami berharap hasil kolaborasi tersebut dapat memperluas penerapan inovasi dalam mendukung pengelolaan irigasi yang lebih efektif," ujar Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S.

Fadel menjelaskan, proses penyusunan program dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah sehingga kebutuhan di lapangan dapat diakomodasi dalam perencanaan kegiatan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kondisi pengelolaan irigasi di Kabupaten Bone.

Program Mannennungeng: Smart Hydro Loop juga dirancang untuk mendorong efisiensi penggunaan air melalui penerapan teknologi yang dapat mendukung sistem irigasi pertanian.

Selain menghadirkan inovasi, program tersebut turut memperkuat kapasitas kelembagaan petani agar pengelolaan jaringan irigasi dapat berjalan secara berkelanjutan.