KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, belakangan ini mulai meresahkan masyarakat.
Penyebaran narkoba (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya) jenis sabu ini, berdasarkan data dari kepolisian, hampir merata terjadi di semua kecamatan di Kolaka Utara.
Ironisnya, berdasarkan informasi yang dihimpun telisik.id, peredaran barang haram ini mulai menyasar para pelajar jenjang pendidikan SMP maupun SMA, yang merupakan kategori anak di bawah umur.
Modus yang dilakukan para kurir sabu adalah mengemas barang terlarang ini dengan paket khusus dengan harga yang dapat dijangkau pelajar. Mereka menjual ke pelajar seharga Rp 50.000 per saset atau sekali pakai.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Utara, Muhammad Syair, menyebut Kabupaten Kolaka Utara sebagai daerah darurat narkoba. Ia meminta semua pihak ikut terlibat perang melawan narkoba di Bumi Patowonua.
