“Penambahan anggaran ini diutamakan untuk mendanai program dan kegiatan prioritas, antara lain, OM BTS 4G/Lastmile, OM Akses Internet, OM Satria 1 RM, dan rupiah murni pendamping untuk DBS," ungkap Budi Arie.

Selain itu, tambahan anggaran juga akan dialokasikan untuk penyediaan perangkat pengujian di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) atau Indonesia Digital Television Hub (IDTH).

Tambahan anggaran, menurut Budi Arie, juga akan digunakan untuk mendanai Tenaga Kerja Pengendali Bidang Spektrum dan Ekosistem Digital (TK PBSE), OM untuk Data Center Nasional, Literasi Digital, Penanganan Konten Digital, dan Digital Talent Scholarship.

Kemudian, Diseminasi Bidang Pendidikan, Media, dan Kebudayaan (PMK) dan Politik, Hukum, dan Keamanan (Polukam), Komunikasi Publik, Media Pemerintah, Rancangan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (RUU KIP), serta perpindahan ASN ke Ibu Kota Negara (IKN).

Baca Juga: Begini Cara Akses Link Beli E-Meterai untuk CPNS 2024