Upaya tersebut, menurut Budi, merupakan bagian dari menciptakan pesta demokrasi lima tahunan yang berkualitas.

“Ingat, Pemilu 2024 adalah agenda kita semua agar penyelenggaraannya bisa kita rayakan bersama, maka dibutuhkan kontribusi dari semua pihak untuk menjaga kualitas pelaksanaannya,” tegasnya.

Baca Juga: Komisi III DPR Desak Bentuk Panja Netralitas Polri, Kabaharkam Ungkap 3 Operasi Amankan Pemilu 2024

Data terbaru, sebaran hoaks yang berkaitan dengan Pemilu 2024 berdasarkan data dari Tim AIS Kementerian Kominfo, telah mengidentifikasi sebanyak 117 isu hoaks yang tersebar di berbagai platform media sejak Januari 2022.

AIS merupakan mesin pengais (crawling) konten negatif di internet yang diluncurkan Kementerian Kominfo sejak 2018. Mesin sensor internet ini bernilai Rp 200 miliar.