Ikan air tawar yang dikembangkan di sini yakni, koi, gurame, nila dan lele.
"Saat ini ada 18 kolam baik untuk pembenihan maupun pembesaran dan tempat indukan yang sudah kami adakan sejak tahun lalu," katanya.
Dia mengaku, balai benih ini sudah sering dimanfaatkan warga kota Kendari untuk mengambil benih ikan untuk dipelihara maupun dibudidayakan.
Dia berharap dengan kunjungan Komisi II pengembangan balai benih ikan air tawar ini bisa semakin baik. (B)
Reporter: Sumarlin
