KENDARI, TELISIK.ID - Komisi IV DPRD Sultra menyayangkan pihak yang tidak memperbolehkan wartawan masuk di Bandara Haluoleo (HO) untuk meliput 105 TKA China yang tiba, Selasa (30/6/2020) malam.
Sekretaris Komisi IV DPRD Sultra, Fajar Ishak mengungkapakan, dengan dilarangnya wartawan masuk meliput TKA di Bandara HO maka melahirkan kesan bahwa TKA yang masuk ini ditutupi kepada publik.
“Masyarakat kita itukan jangan ditutupkan informasi karena informasi kebutuhan masyarakat dan itu juga hak sehingga disayangkan kalau kedatangan mereka (TKA) itu semacam disembunyikan,” tutur Fajar Ishak, Rabu (1/7/2020).
“Kalau tertutup begitu, maka informasi menjadi tertutup ke publik, lalu siapa yang bertanggung jawab atas informasi itu?,” tambahnya.
Dia meminta pihak Bandara HO mengklarifikasi terkait pelarangan itu agar publik mengetahuinya.
