Dalam pemaparannya, Siska menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Berbagai program dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya dukung infrastruktur perkotaan agar mampu mengimbangi perkembangan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.

Wali Kota Kendari mengusulkan percepatan pembangunan kolam retensi kepada Komisi V DPR RI. Foto: Ist.

 

Salah satu isu yang mendapat perhatian khusus dalam pertemuan tersebut adalah penanganan banjir. Pemerintah Kota Kendari menilai pembangunan kolam retensi menjadi salah satu solusi yang diperlukan untuk mengurangi dampak banjir yang masih kerap terjadi di sejumlah kawasan ketika curah hujan meningkat.

Menurut Siska, rencana pembangunan kolam retensi sebenarnya telah dibahas sejak 2013. Namun, realisasi proyek tersebut masih memerlukan dukungan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerja Komisi V DPR RI.