JAKARTA, TELISIK.ID - Kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai sorotan dari parlemen.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM non-subsidi merupakan langkah yang tidak tepat.

Menurutnya dalam kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini, sejatinya pemerintah seharusnya lebih banyak memberikan bantuan kepada masyarakat agar daya beli dan kondisi ekonomi mereka lebih baik. Bukan malah menambah beban baru yang membuat kehidupan mereka lebih susah.

“Pemerintah seperti tidak punya perasaan. Di saat masyarakat sedang kesulitan menghadapi Omicron malah menaikkan harga BBM,"kata Mulyanto melalui keterangan persnya di Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Dia menilai pemerintah memandang masyarakat sebagai pasar untuk mendapatkan keuntungan. Bukan sebagai warga negara yang perlu dilindungi dan dipenuhi kebutuhan hidupnya.