Semua kesulitan itu pun menyebabkan Anis bersama tim harus menempuh perjalanan dalam waktu lebih lama. Katanya, saat itu mereka berangkat dari Kota Baubau berjarak sekitar 150 kilometer ke Buton Utara. Ia memperkirakan perjalanan sejauh demikian bila berkendara dengan kecepatan sedang melalui jalan berkondisi layak, semestinya cukup membutuhkan waktu 2 jam.
Tetapi kata Anis, mereka justru menghabiskan waktu perjalanan selama 6 jam untuk bisa sampai ke tempat tujuan, di mana hanya kurang dari setengahnya melewati ruas jalan lumayan baik.
"Jam 3 sore kami berangkat dari Baubau dan hampir jam 9 malam baru kami sampai Buton Utara. Kenapa begitu lama? Sudah dapat informasi sebelumnya bahwa infrastruktur jalan menuju Buton Utara rusak cukup parah. Di Bubu, Bubu Barat, Kecamatan Kambowa, hanya sedikit jalan yang mulus, selebihnya rusak parah, lubang-lubang besar," ungkapnya.
"Saat bertemu dengan bapak Bupati Buton Utara, beliau juga menyampaikan terkait perjalanan kami yang penuh tantangan akibat jalan rusak," imbuhnya.
Setelah melihat kondisi tersebut, Anis membayangkan bagaimana kerumitan masyarakat setempat dalam upaya memenuhi kebutuhan mendasar mereka di tengah buruknya kualitas jalan. Termasuk sulitnya untuk bisa menjangkau akses segala bentuk informasi memadai.
