Diketahui, kebijakan membongkar semua bak sampah yang ada di jalan poros merupakan langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari untuk menghindari kekumuhan dan joroknya jalan-jalan poros, karena sampah yang berserakan di luar TPS.

Namun konsekuensinya, masyarakat bisa saja membuang sampah sembarangan. Maka ditunjuklah petugas kebersihan di setiap kelurahan, dengan honor Rp 1 juta per bulan melalui APBD Kota Kendari.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu usai melaunching Komunitas Pemuda Penggerak Kebersihan Kelurahan Wowawanggu, sangat mengapresiasi kegiatan itu dan berencana akan menjadikannya pilot project dan akan melombakan.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan launching kampung germas itu turut menampilkan senam germas bagi ibu-ibu kader, pemeriksaan kesehatan serta penandatangan penggalangan komitmen germas.

Baca Juga: Banjir Disertai Lumpur Rendam Rumah Warga Kota Kendari