Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinand Sapan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah yang diambil. Ia mengingatkan perlunya kolaborasi dan pemanfaatan data untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah.

“Kesepakatan ini membuka jalan bagi kami di Konawe untuk memaksimalkan pengelolaan pajak daerah, khususnya dalam hal pajak kendaraan bermotor dan alat berat. Kami yakin upaya ini akan berdampak besar pada pembangunan daerah, sehingga kemandirian fiskal bisa tercapai lebih cepat,” ujar Ferdinand.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konawe, Cici Ita Ristianty, menekankan bahwa integrasi data dan teknologi akan menjadi kunci dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.

“Dengan integrasi data dan dukungan teknologi, kami optimis bisa mengoptimalkan penerimaan dari sektor pajak yang menjadi kewenangan daerah. Langkah ini bukan hanya mendongkrak PAD, tapi juga memperkuat pondasi ekonomi Konawe untuk lebih mandiri,” jelas Cici.

Baca Juga: Pendukung Rajiun Akui Kemenangan Bachrun di Pilkada Muna