Selain fokus pada kesehatan, pemerintah daerah juga menyiapkan skema pelibatan pelaku usaha lokal. Bahan pangan seperti sayur, ikan, telur, dan beras direncanakan dipasok dari petani, nelayan, serta UMKM di wilayah Konawe Utara, sehingga rantai pasok tetap berputar di tingkat lokal.
Safaat menyebut pendekatan ini sebagai upaya menghubungkan program gizi dengan penguatan ekonomi warga. “Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” pungkasnya. (D)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Ahmad Jaelani
