Sebagai atlet panahan berkuda, ia menerangkan bahwa keahlian tersebut harus dimulai dari kemampuan basic riding, dilanjutkan dengan latihan memanah, seperti memegang, membidik, kemudian dikolaborasikan menjadi memanah berkuda.
Baca Juga: Agrowisata California Adakan Kejuaraan Berkuda Pertama di Sulawesi Tenggara
“Alhamdulillah, saya sudah memiliki lisensi dari Pordasi, Komisi Berkuda Memanah, ada juga lisensi dari Pelatih Sigap sebagai puncak pelatihan dari berkuda memanah,” ungkapnya.
Sehingga, kualifikasi pengajar untuk memanah dan berkudanya sudah dibimbing langsung oleh pelatih nasional yang berlisensi dari Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia).
Ia juga menjelaskan bahwa alasan mengapa menyiapkan jasa latihan panahan berkuda, karena untuk wilayah Indonesia Timur saja, olahraga berkuda ini masih kurang diminati oleh masyarakat, apalagi olahraga panahan berkuda.
