Selain itu, terdapat kapal nelayan yang kini masih berada di atap rumah warga. Kapal nelayan ini menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 lalu. Saat tsunami menghantam, kapal ini terseret ke tengah permukiman dan parkir di atas sebuah rumah warga di Gampong Lampulo Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, hingga saat ini.

Dan yang tak kalah unik adalah bangunan yang masih berdiri kokoh di saat Aceh dihantam tsunami, yang menjadi bangunan bersejarah dan saksi bisu tsunami Aceh adalah Masjid Raya Baiturrahman. Pada saat gempa dan tsunami menerjang, warga Aceh berlindung ke dalam masjid yang hingga saat ini masih berdiri kokoh. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali