MUNA, TELISIK.ID - Meski Pilkada tinggal tiga bulan lagi, suhu politik di Kabupaten Muna cukup menghangat dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta stabilitas daerah.
Pihak Polres bersama Kodim 1416 Muna pun tidak tinggal diam. Kedua institusi keamanan itu berkomitmen akan menyukseskan pesta demokrasi yang akan dihelat pada 9 Desember nanti.
Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho menerangkan, referensi kerawanan Pilkada tahun ini adalah Pilkada 2015 silam. Di mana, kondisi kala itu mencekam akibat terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak dua kali. Dari situ, pihaknya mulai melakukan pemetaan kerawanan dalam rangka meminimalisir gangguan Kamtibmas.
"Semua tahapan akan menjadi perhatian serius," kata Debby.
Ia berharap, seluruh stakeholder dan pendukung masing-masing bakal calon kepala daerah (Bacakada) untuk tetap menjaga keamanan daerah. Karena, bila tidak aman, masyarakat akan sulit beraktivitas. Begitu juga, akan terjadi pemunduran pembangunan.
