Sehingga pihak sekolah selalu menyarankan untuk selalu berhati-hati bila berada di tempat tersebut. Karena bila pun dilarang, pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak karena hanya fasilitas tersebut yang tersedia.

"Karena kondisi bangunan pertama SMAN 1 Binongko, maka yang kita ajukan dalam proposal untuk diminta rehab berat. Artinya atap, plafon, lantai dan sebagian bangunannya itu ada yang harus diganti. Seperti tehel 100 persen karena belum ditehel masih bangunan lama," tuturnya lagi.

Baca Juga: Diduga Rugikan Negara Rp 365 Juta, Mantan Kades Ini Masuk Bui

Dijelaskannya lagi, terdapat 4 ruang belajar yang diusulkan dalam DAK 2023 untuk direhab akibat plafon yang 100 persen rusak parah. Serta lab fisika yang tidak difungsikan lagi karena kondisi atap dan plafon yang rusak.

"Kalau sudah musim angin kencang, kami arahkan anak-anak untuk jangan lagi lewat untuk area kantor. Beberapa kejadian plafon yang jebol itu jatuh. Beruntung kejadian terjadi saat di luar jam pembelajaran tepatnya di malam hari," katanya.