KENDARI, TELISIK.ID - Proses penjaringan calon Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dimulai besok, 3 September 2025. Penjaringan ini akan dilakukan dari tingkat bawah oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) di masing-masing kabupaten/kota, yang selanjutnya akan dibawa ke rapat pleno dan diproses hingga ke DPP PDI Perjuangan.
Juru Bicara DPD PDIP Sultra, Agus Sana’a menjelaskan, dalam tubuh PDI Perjuangan tidak dikenal sistem voting terbuka. Penentuan calon ketua partai dilakukan melalui mekanisme demokrasi terpimpin, yaitu menjaring aspirasi dari bawah, yakni dari para ketua PAC.
"Setiap PAC akan mengusulkan dua nama calon ketua DPD. Usulan ini disampaikan melalui format resmi yang sudah ditentukan, lalu diplenokan di tingkat PAC, sebelum diserahkan ke DPD untuk ditabulasi," jelas Agus kepada telisik.id, Selasa (2/9/2025).
Dari hasil tabulasi tersebut, DPD akan mengirim seluruh nama yang diusulkan ke DPP. Selanjutnya, DPP akan melakukan proses fit and proper test, termasuk tes psikologi dan wawancara terhadap para calon. Uji kelayakan tersebut akan dilaksanakan secara daring mengingat efisiensi biaya dan waktu.
Agus mengungkapkan, sejumlah nama mulai mencuat sebagai bakal calon Ketua DPD PDIP Sultra periode 2025–2030. Di antaranya adalah:
