“Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan COVID-19 ini, kenapa tidak kita persiapkan vaksin booster. Mari dengan saya, kita vaksin booster,” ajak Surunuddin Dangga.

Sementara itu, Sekretaris Satgas COVID-19 Asruddin AM, ST. MM menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, kedua pasien tersebut merupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Ranomeeto, Desa Kota Bangun. Di mana, pasien inisial I (suami) berusia 33 tahun dan pasien M (istri) berusia 28 tahun, tidak ada riwayat perjalanan.

Kronologisnya, kedua pasien akan melakukan perjalanan ke Kalimantan. Di mana sebelumnya, 24 Januari 2022, mereka melakukan tes antigen di rumah vaksin Kendari.

Baca Juga: 4 Februari, Wamenag ke Muna Tinjau Pasar Wakuru

“Saat tes antigen, hasil tes menunjukkan tanda reaktif. Kemudian ia melakukan PCR di RSUD Kota Kendari, hasilnya positif COVID-19 namun non gejala. Kini mereka tengah isolasi mandiri,“ ujar Asruddin yang saat ini juga sebagai Pelaksana Tugas Kepala BPBD Konsel. (B)