Ia mengurai sistem pemerintahan berbasis elektronik ini telah dimulai sejak periode pertamanya sebagai Bupati Konsel. Melalui dua basis data, yakni, basis data untuk pelayanan internal pemerintah dengan basis data NIP ASN pada beberapa aplikasi terintegrasi. Kemudian, basis data untuk layanan publik.
Dimana berikutnya, masih ada beberapa sistem pemerintahan berbasis elektronik yang harus disinkronkan lagi. Terkait rencana kedepan tersebut, menurutnya, sumber daya manusianya masih perlu dikembangkan. Karena, dalam transformasi digital, harus dikelola oleh SDM yang mumpuni.
Baca Juga: Pemda Konawe Bakal Punya Rumah Rehabilitas Sosial Bagi Lansia, Disabilitas dan ODGJ
"Meski tertinggi di Sultra tapi kita belum puas, makanya kita terus berbenah dan akan ditingkatkan lagi. Rencananya di Februari ini kita bakal mengirim dua orang dari masing-masing OPD untuk fokus mendalami SPBE. Sehingga dalam pengoperasiannya tidak lagi ada keraguraguan," ujar bupati dua periode ini. (B)
Reporter: Ashar Hamka
