JAKARTA, TELISIK.ID - Menghadapi pandemi COVID-19, pemerintah merencanakan bakal menjalankan new normal. Meski masih berupa konsep, rencana tersebut menuai kritik. 

Dilansir Liputan6.com, Pemerintah dianggap terlalu gegabah meminta masyarakat bersiap menjalani new normal, sementara kasus COVID-19 terus meningkat.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus COVID-19, Achmad Yurianto menegaskan, new normal masih sebatas wacana. Dia meminta sejumlah pihak tak meributkan wacana tersebut.

"Itu enggak perlu diributkan. Apakah sudah dijalankan?" ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, Senin (25/5/2020).

Menurut Yuri, pemerintah masih mengkaji secara mendalam soal rencana new normal. Pemerintah juga masih menyiapkan berbagai hal sebelum menjalankan konsep new normal.