Politikus asal Sulawesi Selatan ini menyadari musibah (dualisme partai) yang dihadapi PPP pada Pemilu 2019 lalu, sangat berpengaruh terhadap kerja-kerja elektoral seluruh kader PPP di seluruh tanah air, termasuk di Provinsi Sultra.
Baca Juga: Kolaka Ditarget Lumbung Suara ASR dan Bupati dari Gerindra
"Sehingga di Pemilu 2019 lalu dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sultra, PPP hanya menempatkan 26 orang kadernya di DPRD, dua diantaranya adalah di Provinsi," kata Amir Uskara.
Ketua Fraksi PPP DPR-RI ini melanjutkan, kondisi tersebut menjadi tantangan bahwa bagaimana agar di Pemilu 2024, PPP bisa memperoleh kursi lebih banyak.
Agar bisa memperoleh kursi yang lebih banyak, banyak hal yang bisa dilakukan, salah satunya adalah bagaimana seluruh kepengurusan yang ada bisa solid, kompak, dan kerja secara bersama-sama.
