Untuk mengatasi persoalan tidak bisa bersekolah tersebut bagi pelajar siswa SD, SMP dan SMA sederajat, adalah dengan melakukan pembelajaran secara daring. Hanya saja yang menjadi masalah adalah ketersediaan jaring internet yang memadai untuk seluruh wilayah di Indonesia belum merata, bahkan ada beberapa wilayah yang jaringan listrik pun belum ada.

Sehingga persoalan mengatasi tidak bisa bersekolah ini, belum dapat maksimal. Dan permasalahan ini semakin lengkap, karena saat ini belum tersedianya kurikulum yang telah disesuaikan dengan situasi dan kondisi darurat pandemi ini.

Bahkan jika pun mungkin ada, belumlah di implementasikan sebagaimana mestinya. Karena masih banyak kita lihat yang terjadi adalah seolah hanya memindahkan dari sekolah tatap muka diganti dengan menggunakan media teknologi komunikasi semata.

Dan persoalan-persoalan di atas, baik itu persoalan kesehatan, persoalan pangan dan persoalan pendidikan juga akan menjadi persoalan ekonomi masyarakat, yang  pada akhirnya akan berdampak pada persoalan-persoalan berbangsa dan bernegara lainnya.

Baca juga: Nakes Ambyar, Kesehatan Buyar?