“Jika Kapolda Sultra tidak mampu menyelesaikan kasus yang telah kami laporkan di Polda Sultra, kami persilakan untuk mundur dari jabatannya," teriak Arman dalam orasinya.
Jelasnya lagi, dalam aksi unjukrasa sebelumnya, mereka telah melaporkan pelaku penghinaan kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara namun tak ada kejelasan.
Di akhir orasinya, Muh. Arman mengatakan, suku Tolaki adalah suku yang selalu taat dan menerima semua perbedaan, baik perbedaan suku, ras dan agama, namun ketika harga dirinya dipermainkan, maka tak ada kata lain bagi Tolaki, kecuali mati.
"Ketika ada yang mencoba-coba mengusik harga diri suku kami, maka mati adalah sah bagi kami demi membela suku kami," tegasnya.
Reporter: Siswanto Azis
