KENDARI, TELISIK.ID - Aktivitas transaksi jual beli di pasar sentral Kendari masih didominasi transaksi tunai, sehingga para pedagang belum mau menggunakan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pedagang pakaian di pasar sentral Kendari, Minarni, mengaku masih belum yakin dengan penggunaan QRIS, karena belum mengetahui seperti apa transaksi menggunakan QRIS.

"Kita belum terlalu paham dengan itu (QRIS), kalau di pasar sentral ini orang belanja semua bayar tunai," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan pedagang lain, Hasnah. Dia mengaku masih pikir-pikir untuk menggunakan sistem layanan transaksi QRIS.

"Masih fifty-fifty kita belum terlalu paham," kata pedagang pakaian ini.