Resistensi antibiotik itu sendiri, atau disebut juga resistensi mikroba adalah kondisi yang terjadi bila bakteri atau mikroorganisme lain, membentuk sebuah ketahanan, terhadap salah satu jenis antibiotik, sehingga membuat proses pengobatan menjadi tidak efektif.
Hal ini biasanya terjadi ketika mengkonsumsi obat-obatan antibiotik, tidak sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter. Mengkonsumsi antibiotik tidak boleh dihentikan secara mendadak walau gejala infeksi sudah tidak lagi dirasakan. Jika obat antibiotik tidak dihabiskan, maka bakteri penyebab infeksi dapat menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut.
"Antibiotik itu wajib dihabiskan. Kenapa? Karena ada namanya resistensi antibiotik, antibiotik itu kan untuk mengobati infeksi, jadi kalau tidak dihabiskan, nanti bakteri akan kebal terhadap antibiotik tersebut," jelasnya.
Selain kondisi resistensi, ada banyak efek samping dari penggunaan antibiotik tanpa resep dokter, di antaranya reaksi alergi dan gangguan pencernaan.
"Semua obat itu punya efek samping. Untuk antibiotik efek sampingnya selain itu tadi resistensi, biasanya juga ada alergi," tambahnya.
