MUNA, TELISIK.ID - Status Kabupaten Muna Barat (Mubar) dalam penyebaran dan penularan virus COVID-19 masih di zona hijau. Meskipun demikian, ada salah seorang warganya yang positif COVID dan tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) Raha.
Nah, karena adanya yang positif itu, para kontak erat dengan pasien itu besar kemungkinan akan ikut terpapar. Makanya, Tim Satgas COVID Muna telah meminta agar para kontak erat itu untuk dilakukan swab tenggorokan. Namun, pihak Pemkab Mubar ogah melakukan.
Jubir Satgas COVID Muna yang juga sebagai Dokter Penanggungjawab Pasien (DPJP), dr La Ode Abdul Wahid mengaku tanggal 6 Mei sudah menghubungi Kabid P2 Dinkes Mubar, Rahman Saleh untuk mendaftarkan kontak eratnya pada Satgas COVID Sultra. Akan tetapi, hingga pelaksanaan swab tanggal 8-10 Mei, tak ada satupun kontak erat pasien yang sedang diisolasi ikut swab.
"Kami Satgas Muna khawatir jangan sampai terjadi ledakan pasien COVID secara sporadis di Mubar akibat kelalaian itu. Endingnya kami di RS Muna yang direpotkan," ungkap Wahid.
Baca juga: Dua Pasien Positif COVID-19 di Kota Kendari Kembali Dinyatakan Sembuh
