Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Rektor UHO. Ia menilai capaian di Peksiminas menunjukkan mahasiswa UHO tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang non-akademik.
“Ini bukan hanya soal piala. Ini tentang bagaimana mahasiswa kita mampu membawa identitas budaya Sultra dan mengharumkan nama UHO di panggung nasional. Seni adalah bagian dari pendidikan karakter,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Bagi Sultra, capaian Juara Umum III tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan seni mahasiswa. Prestasi itu sekaligus menunjukkan potensi kreativitas dan talenta mahasiswa daerah dapat bersaing di tingkat nasional.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitas, tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga melalui berbagai kegiatan seni dan kompetisi. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
