JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah memperluas peran Koperasi Desa Merah Putih dengan membuka akses pengelolaan pabrik CPO dan PLTS yang dijadwalkan mulai diresmikan pada Agustus 2026.

Pemerintah terus memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Koperasi tidak lagi hanya diarahkan menjalankan usaha di sektor konvensional, tetapi juga mulai diberi akses mengelola sektor-sektor strategis, seperti industri minyak sawit, energi terbarukan, hingga pertambangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan usaha berbasis koperasi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, pemerintah telah menyiapkan peresmian dua proyek yang akan menjadi tonggak pengembangan koperasi di sektor industri dan energi. Kedua proyek itu dijadwalkan diresmikan pada Agustus 2026.

Menurut Ferry, proyek pertama adalah pabrik minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang dikelola Koperasi Unit Desa Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.