BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Bubuk kopi Hendea, salah satu produk UMKM lokal buatan putra asli daerah Buton Selatan, bukan sekadar bisnis yang menguntungkan, melainkan wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani kopi di Desa Hendea.

Suhandi adalah pria paruh baya sebagai petani kopi di Desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Dia mulai merintis usahanya sejak tahun 2018 silam. Namun branding produknya saat itu belum dilakukan secara baik.

Pada tahun 2019, Suhandi memutuskan untuk  mulai merancang kembali produk bubuk kopinya dengan matang dan mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP).  

Suhandi menuturkan, hatinya tergerak mulai mengelola biji kopi menjadi produk UMKM unggulan di desanya. Upaya ini dilakukan tatkala melihat semakin marak lahan perkebunan kopi yang beralih menjadi lahan komoditas lain, seperti sayur, jagung, cabai dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Komisi III DPRD Kolaka Utara Panggil Enam Pemilik Tambang, Dikecewakan Saat Monitoring