Untuk satu kali produksi, Suhandi membutuhkan sebanyak 20 liter biji kopi agar dapat menghasilkan sekitar 200 bungkus bubuk kopi dalam satu hari.

Cara pengolahan biji kopi menjadi bubuk masih dilakukan secara tradisional, sehingga menjadikan cita rasa khas kopi begitu kuat dan nikmat.

Untuk harga per 100 gram bubuk kopi Hendea dibandrol Rp 15.000. Produk bubuk kopi Hendea juga tersedia hampir di seluruh toserba di Kota Baubau.

Suhandi berharap, melalui produk UMKM yang diolah secara tradisional ini, dapat diberikan bantuan berupa mesin sangrai agar dapat mengestimasi waktu produksi dalam satu hari.

Selain itu, OPD teknis terkait dapat mengadakan program peningkatan kapasitas terhadap para petani kopi di Desa Hendea.