AP menolak dan berusaha menghubungi temannya untuk meminta bantuan. Tak lama, sepupu temannya datang, dan ASS akhirnya mengajak AP pulang ke rumahnya.
Namun, peristiwa serupa terulang dalam pertemuan ketiga mereka. ASS kembali memaksa AP datang ke rumahnya dengan alasan sedang sakit dan meminta dibawakan air dingin serta makanan.
Ketika AP tiba di rumah, ASS kembali melakukan aksi tidak terpuji dengan memaksa AP untuk melakukan hubungan intim. AP berusaha melawan, namun ASS tetap memaksakan keinginannya. Perbuatan tersebut akhirnya terjadi, dan AP merasa sangat tertekan.
Setelah peristiwa tersebut, ASS berulang kali merayu dan memaksa AP untuk bertemu. Setiap kali mereka bertemu, ASS terus melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap AP.
“Saat saya terbukti hamil dan saya memberitahu pelaku, pelaku menyuruh saya untuk menggugurkannya dan tidak mau bertanggung jawab,” ungkap AP sambil tertunduk.
