Setelah diserang, korban menangkis pedang itu dan mengenai tangannya. Mendapati perlakuan begitu, korban pergi mencari batu agar pelaku pergi. Akan tetapi, David malah mengacungkan pistolnya kearah korban.

"Lalu korban yang ketakutan langsung lari kerumah dan mengambil besi. Akan tetapi, bukannya takut, Wiliam langsung mendatangi korban dan membacok korban dengan pedang yang dibawanya itu, korban berusaha menangkis, tapi dia terjatuh. Disaat itu jugalah Wiliam membacoki korban, dan mengenai wajah dan tangan, tubuhnya," tutur Martin.

Di saat itu, beruntung ada warga yang melerai dan mengamankan ketiga pelaku itu. Akan tetapi, polisi telah melepaskan V karena disebut tidak bersalah.

Atas insiden itu, informasinya pihak dari Wiliam dan David juga membuat laporan ke Mapolrestabes Medan. Polisi juga menindaklanjuti laporan itu.

"Jadi, kami harapkan pihak Polda Sumatera Utara melihat secara luas perkara ini. Kami harapkan polisi pakai hati melihat perkara ini, sudah jelas jelas siapa korbannya. Mengenai pengaduan pihak pelaku, kami belum belum mengetahuinya," terangnya.