Tidak hanya itu, kondisi trauma yang dialami warga yang terdampak banjir bandang membuat mereka bertahan di lokasi pengungsian atau dataran tinggi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Telisik.id dari keterangan beberapa warga Desa Batu Ganda Permai, banjir bandang yang terjadi pada Kamis malam, diakibatkan oleh jebolnya tanggul penahan air sepanjang kurang lebih 200 meter yang menyebabkan sebagian perkampungan di batas Dusun I dan III hilang tersapu air.
Diperkirakan musibah ini terjadi sekitar pukul 21.30 Wita. Tidak ada korban jiwa atas musibah ini, hanya puluhan hektar kebun milik warga terendam air, tiga rumah dikabarkan terbawa banjir bandang, serta ratusan rumah terendam air.
Meski saat ini air berangsur surut tapi sebagai warga masih tetap waspada mengantisipasi banjir susulan. (B)
Reporter: Muh. Risal
