LUWU UTARA, TELISIK.ID – Pasca banjir bandang di Luwu Utara, pasokan air bersih menjadi kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan warga terdampak di lokasi pengungsian.

“Semua fasilitas di lokasi pengungsian telah diberikan mulai dari makanan, dapur umum, baju layak pakai sampai toilet. Namun saat ini air bersih menjadi hal yang utama dan paling dibutuhkan oleh para pengungsi,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara, Hermansyah, melalui telpon.

Selain kebutuhan air bersih, tenda-tenda pengungsian juga masih dibutuhkan untuk memfasilitasi tempat tinggal sementara para warga terdampak. Kecamatan Masamba memanfaatkan gedung-gedung tertentu untuk dijadikan tempat pengungsian warga setempat.

“Kami juga membutuhkan tenda-tenda pengungsi. Untuk mengantisipasi kekurangan tenda, warga terdampak di Kecamatan Masamba menggunakan gedung-gedung sebagai lokasi pengungsian,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Telisik.id dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, saat ini terdapat 76 titik pengungsian yang tersebar di 3 kecamatan, antara lain Kecamatan Sabbang, Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba.