KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan oleh Smarthajj melakukan demo di depan Mapolda Sulawesi Tenggara, Jumat (1/8/2025). Mereka menuntut kejelasan penanganan kasus.
Para korban menduga gagal diberangkatkan karena biaya perjalanan yang mereka sudah setorkan telah digelapkan oleh pemilik salah satu pusat informasi haji dan umrah, Smarthajj.
Mereka kemudian menyuarakan kekecewaan atas kelambanan Polda Sultra menangani kasus yang telah dilaporkannya sejak beberapa bulan lalu.
Baca Juga: Prof Armid Resmi Jabat Rektor UHO, Segini Nilai Total Kekayaan dan Aset Dimiliki
Seorang jemaah yang menjadi korban, Emin, mengaku sudah berkali-kali mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus.
