Peristiwa kebakaran itu bermula saat Yesman tertidur di ruang keluarga yang sering dijadikan untuk menonton TV. Dia lalu terbangun ketika mendengar teriakan dari anaknya bahwa telah ada api.

Yesman spontan berlari mengambil ember berisi air dan berusaha memadamkan kobaran api. Tetapi kobaran api kian membesar dan merembet hingga ke bagian dapur dan seisi ruangan di rumah itu. Api pun dengan cepat membakar bangunan rumah.

“Api berasal dari lantai atas atau lantai dua, tepatnya di kamar bagian depan. Api cepat menyebar karena lantai dua terbuat dari kayu,” tutur Yesman.

Baca Juga: Tim La Ode Muhammad Amsar Konsultasi Syarat Pencalonan ke KPU Muna Barat

Kobaran api yang membesar mengundang warga sekitar untuk turut membantu memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan rumah tetangga.